Wednesday, August 15, 2012

KM Ngapulu Angkut 2.120 Pemudik dari Ambon

Foto : Siwalimanews.com
Penumpang antri berdesak-desakan menaiki tangga kapal KM Ngapalu di
Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dalam rangka mudik lebaran ke kawasan 
barat Indonesia.
Ambon - Sebanyak 2.120 pemudik diangkut kapal milik PT. Pelni, KM Nggapulu dari Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Selasa (14/8) malam, menuju sejumlah pelabuhan di Indonesia.

KM Nggapulu sebelum menyinggahi Pelabuhan Yos Sudarso-Ambon, terlebih dahulu menyinggahi Pelabuhan Jayapura, Biak, Manokwari, Nabire, Sorong, Fak-Fak dan Banda. Selanjutnya kapal ter­sebut akan mengangkut para pemudik menuju Bau-Bau, Makassar, Balikpapan dan Pare-Pare.

Seperti dikutip dari Siwalimanews.com, para pemudik sudah memadati Pelabuhan Yos Sudarso sejak pagi hari padahal KM Nggapulu baru merapat pukul 20.20 WIT dan selanjutnya berangkat ke Pelabuhan Bau-Bau pada pukul 22.40 WIT.

Kondisi tersebut, tentu saja mengundang keluhan dari para penumpang yang merasa jenuh akibat harus sekitar 13 jam lebih di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. “Jujur saja kami juga merasa jenuh dan kecewa karena keterlambatan KM Nggapulu ini. Sebab saat membeli tiket di loket PT. Pelni ternyata Petugas setempat mengaku bahwa kapal akan tiba pukul 10.00 WIT dan akan berangkat pukul 12.00 WIT, tetapi kenyataannya kami harus menunggu selama 13 jam,” kata Wa Ina, salah satu pemudik tujuan Makassar kepada Siwalima tadi malam.

Para pemudik juga sempat merasa tak pasti karena PT. Pelni tidak memberikan penjelasan resmi terkait waktu merapatnya KM Nggapulu di Pelabuhan Yos Sudarso.

“Informasi yang kami dapatkan berbeda-beda, ada yang mengatakan bahwa akan tiba pukul 20.00 WIT, tetapi ada pula yang mengatakan akan tiba pukul 22.00 WIT, sehingga menambah kejenuhan kami,” ujarnya.

Senada dengan Wa Ina, salah satu pemudik lainnya, Syarifuddin yang akan menuju Pelabuhan Bau-bau juga mengaku jenuh karena dirinya bersama keluarga telah menunggu sejak pukul 09.30 WIT di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon untuk berangkat dengan KM Nggapulu yang rencananya akan berangkat pukul 12.00 WIT.

“Rencananya KM Nggapulu sudah tiba di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon pada pukul 10.00 WIT, dan berangkat pukul 12.00 WIT, tetapi nyatanya terjadi keterlambatan yang luar biasa, sebab kami telah menunggu puluhan jam,” jelas Syarifuddin kepada Siwalima.

Menurutnya, kondisi seperti ini memang sudah lazim terjadi dan bukan baru kali ini sebab pada musim-musim mudik di tahun-tahun sebelumnya juga terjadi. “Keterlambatan seperti ini bukan baru pertama kali, tetapi saat mudik di tahun-tahun lalu pun sudah sering kali terjadi keterlambatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala PT. Pelni (Persero) Cabang Ambon Didiek Dwi Prasetyo mengaku keterlambatan tibanya KM Nggapulu di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon disebabkan memburuknya cuaca di sekitar perairan Laut Aru maupun Laut Banda.

“Memang betul terjadi keterlambatan masuknya KM Nggapulu di Ambon. Hal itu, bukan kesengajaan, tetapi dikarenakan oleh cuaca buruk dan laut berombak. Tinggi gelombang di Laut Aru dan Laut Banda yang diperkirakan mencapai empat hingga enam meter,” ungkap Prasetyo kepada Siwalima tadi malam.

Dijelaskan, jumlah pemudik yang diangkut KM Nggapulu dari Pelabuhan Yos Sudarso tercatat sebanyak 2.120 orang sebaliknya pemudik yang tiba sebanyak 1.581 orang. “Penumpang yang melanjutkan perjalanan sebanyak 1.253 orang penumpang sehingga total penumpang yang ada di KM Nggapulu sebanyak 3.373 orang,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, sebanyak delapan buah kapal yang disediakan oleh PT. Pelni untuk melayani para pemudik maupun saat arus balik nantinya. Kedelapan kapal tersebut, terdiri dari empat kapal tipe 2.000 yang terdiri dari KM Gunung Dempo, KM Lambelu, KM Ngapulu dan KM Ciremai yang telah diberangkatkan terakhir pada tanggal 11 Agustus 2012 lalu. Selain itu, KM Kelimutu dengan tipe 1.000. ada pula KM Sangiang dan KM Pangarango dengan tipe 500 serta satu kapal perintis yaitu KM Sabuk Nusantara 31. (S-35)

No comments:

Post a Comment