Monday, August 20, 2012

Komisi D Usulkan Tanggap Darurat Infrastruktur Pendidikan


SD Inpres Nasiri Kab. Seram Bagian Barat yang diterjang banjir bandang 
pada Rabu (1/8-2012) lalu hanya tersisa puing-puing.
Ambon - Ketua Komisi D DPRD Maluku Sabtu Ohirat mengatakan, Pemerintah Provinsi Maluku secepatnya mengusulkan tanggap darurat pembangunan infrastruktur pendidikan. “Rusaknya infrastruktur pendidikan itu akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Maluku beberapa waktu yang lalu. Sejumlah wilayah di Maluku ditemukan insfrastruktur pendidikan rusak parah, sehingga Komisi D mengusulkan segera lakukan tanggap darurat,” pintanya kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, Rabu (15/8) lalu.

Menurutnya, saat ini harus ada tanggap darurat infrastruktur pendidikan dengan didukung oleh penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai, sebab pasca banjir dan tanah longsor yang melanda Maluku, sejumlah sekolah mengalami rusak parah.

Akibatnya, pendidikan anak-anak Maluku terbengkalai dan tidak dapat melakukan aktivitas belajarnya dengan baik. Untuk jangka panjangnya, Ohirat menawarkan dilakukannya perbaikan infrastruktur sekolah secara bertahap.

“Banjir tidak hanya terjadi di Kota Ambon, tetapi juga di Maluku Tengah maupun Seram Bagian Barat  dan lainnya. Memang harus dilakukan pendataan secara komprehensif terhadap dampak kerusakan. Seperti di SBB itu ada dua sekolah yang rusak total sehingga harus ada penanganan terhadap hal tersebut dengan membangun gedung sekolah yang baru,” tandasnya.

Menurut politisi asal partai PKS ini, bencana yang melanda Maluku merupakan suatu pembelajaran dalam menata Maluku ke depannya. “Sebab bencana yang terjadi di Maluku ini memberi peringatan kepada kita hal tersebut akan terjadi lagi sehingga perlu ada langkah-langkah antispasi dalam menangani hal tersebut.,” kata Ohirat.

Ia berharap jajaran pemerintah daerah dapat meresponi hal tersebut, sehingga menjadi perhatian semua unsur terkait dalam membangun Maluku yang lebih baik lagi. (S-36)

Sumber : http://siwalimanews.com

No comments:

Post a Comment