Wednesday, June 6, 2012

Kendari Raih Piala Adipura, Ambon Hanya Sertifikat

Piala Adipura

Ambon - Bertempat di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (5/6) diadakan acara penyerahan Piala Adipura.  Piala Adipura merupakan penghargaan terhadap kota-kota di Indonesia yang dinilai memiliki tingkat kebersihan.

Untuk tahun ini peraih nilai tertinggi untuk wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (Sumapapua) untuk kategori kota sedang diraih oleh Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.  Keberhasilan ini menurut walikota Kendari, Asrun diperoleh karena Kendari merupakan satu-satunya kota di wilayah Indonesia Timur yang telah mengelola gas metan secara maksimal.

Menurut Asrun, pengelolaan gas metan inilah yang dijadikan indikator utama yang memungkinkan Kendari memperoleh nilai tertinggi di kawasan Sumapapua. Disamping adanya kerjasama dari masyarakat untuk turut menjaga kebersihan.

Untuk diketahui, tahun ini merupakan penghargaan piala Adipura keempat yang diperoleh kota Kendari dan diperoleh berturut-turut sejak tahun 2009.  Penghargaan ini disambut gembira oleh masyarakat kota Kendari dengan cara diarak dari Bandara Haluoloe ke Balai Kota Kendari pada hari ini, Rabu (6/6).

Disamping Kendari, untuk kategori Kota Sedang di wilayah Sumapapua tercatat ada 4 kota lain yakni Palopo dan Pare-pare di Sulawesi Selatan, Bitung (Sulawesi Utara) dan Ternate (Maluku Utara).

Untuk kategori kota besar diraih oleh Manado (Sulawesi Utara) dan kategori kota kecil tercatat 15 kota, yaitu Kolaka (Sulawesi Tenggara), Pangkajene (Sulawesi Selatan), Sanana (Maluku Utara), Bantaeng (Sulawesi Selatan), Pinrang (Sulawesi Selatan), Donggala (Sulawesi Tengah), Tidore (Maluku Utara), Bulukumba (Sulawesi Selatan), Airmadidi (Sulawesi Utara), Malili (Sulawesi Selatan), Barru (Sulawesi Selatan), Limboto (Gorontalo), Watansopeng (Sulawesi Selatan), Kotamobagu (Sulawesi Utara), dan Sengkang (Sulawesi Selatan). 

Sehingga bila ditotal secara keseluruhan untuk wilayah Sumapapua tercatat 21 kota yang meraih piala Adipura untuk tahun ini.  Meliputi 10 kota di propinsi Sulawesi Selatan, 4 kota di propinsi Sulawesi Utara, 3 kota di propinsi Maluku Utara, 2 kota di propinsi Sulawesi Tenggara, 1 kota di propinsi Sulawesi Tengah dan 1 kota di propinsi Gorontalo.

Sementara itu, meski kota Ambon hanya memperoleh penghargaan sertifikat Adipura. Tetapi hal ini telah menunjukkan bukti komitmen warga dan pemerintah kota Ambon untuk mewujudkan kebersihan kota ini.

Dalam jumpa pers dengan wartawan yang berlangsung di Balai Kota, Selasa (05/06), pagi. Asisten II Sekretaris Kota Ambon, Ir.P.Saimima, M.Si, mengatakan bentuk penghargaan untuk kota bersih itu terdapat empat kategori yakni Adipura Kencana, Adipura, Sertifikat serta Plakat. Dari ke empat penghargaan itu kota Ambon berhasil menyebet katogori ketiga yakni Sertifikat Kota Bersih di Indonesia 2012.

Penganugerahan penghargaan sertifikat kota bersih di Indonesia bagi Kota Ambon itu diserahkan Menteri Lingkungan Hidup, yang diterima Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, SH yang berlangsung di Hotel Sahid Jakarta, Selasa (05/06), lalu.  Dalam acara ini walikota didampingi oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Ambon, M.R.Lantu, S.Pd dan Kepala Kantor Pengendalian Lingkungan Kota Ambon, Dra. L.Izack.

Saimima, menambahkan, penganugerahan sertifikat kota bersih untuk Kota Ambon tahun 2012 merupakan keberhasilan dan partisipasi semua elemen di kota manise ini. Dan terpenting adalah pasukan kuning atau petugas kebersihan yang begitu gigih membersihkan kota.

“Saya memberikan apresiasi kepada warga kota, petugas kebersihan dan pemkot serta jajarannya yang telah berpartsipasi dalam mewujudkan Ambon yang bersih,” ujar Saimima.

Dikatakan, Pemkot Ambon dibawah kepemimpinan Walikota Richard Louhenapessy,SH dan Wakil Walikota, M.A.S. Latuconsina,ST,MT telah berkomitmen untuk mewujudkan Ambon bersih melalui program prioritas, Ambon bersih di siang hari dan program tersebut didukung penuh oleh semua elemen di kota ini, dimana kesadaran akan kebersihan lingkungan mulai terlihat dimana-mana.

Ia menjelaskan, penghargaan sertifikat kota bersih tersebut menjadi modal bagi pemkot untuk membenahi berbagai sektor guna menata dan membenahi Kota Ambon untuk selanjutnya merebut supremasi kota bersih yakni Adipura.

“Seperti yang dikatakan pak Walikota, pemkot tidak menargetkan adipura. Kita tetap komitmen kota ini selalu bersih. Kalau kota ini bersih, maka bonusnya pasti adipura,” ujarnya.

Diungkapkan, jika kota Ambon bersih, maka warga dan masyarakat akan sehat, hidup tenang dan tentram dan akan memberikan nuansa nyaman bagi setiap orang ada di kota ini.

Saimima juga menandaskan, program Ambon bersih melalui program Jumat Pagi Bersihkan Lingkungan (Jumpa Berlian) akan menjadi icon membersihkan kota, dimana seluruh stakeholder di kota ini akan terus didorong untuk membersihkan kota, demi mengembalikan citra Ambon sebagai kota bersih di Indonesia. 

Penghargaan Adipura ini merupakan kali kedua. Setelah pada tahun 1989 kota Ambon berhasil meraihnya  untuk kategori kota sedang.  Kala itu walikota Ambon dijabat oleh Decky Wattimena.




No comments:

Post a Comment