Wednesday, June 12, 2013

Hasil Quick Count MSS (92,86) Persen dari Total Sampel, SETIA Teratas

Ilustrasi
Ambon - Hasil hitung cepat lembaga survei Media Survei dan Strategi (MSS) Selasa (11/6/2013) menyebutkan bahwa Pilkada di Maluku akan berlangsung dalam dua putaran.

Dalam rilis tersebut, pasangan nomor urut 1 Abdullah Tuasikal-Hendrik Leweriss (TULUS) memperoleh 21, 23 persen suara; pasangan nomor urut 2 Jakobus Putileihalat-Arifin Tapi Oyihoe (BOB-ARIF) 13,94 persen; pasangan nomor urut 3 Abdullah Vanath-Martin Jonas Maspaitella (DAMAI) 21,86 persen suara; pasangan nomor urut 4 Herman Koedoeboen-Daud Sangadji (MANDAT) 19,32 persen suara dan; pasangan nomor urut 5 Said Assagaf - Zeth Sahuburua (SETIA) 23, 65 persen suara.

Direktur MSS Husein Marasabessy dalam konfrensi pers di salah satu hotel di Ambon Selasa malam mengatakan, metode yang dilakukan dalam hitung cepat tersebut memakai multistage random sampling dengan tingkat margin of error 1 persen.

Dalam hitung cepat tersebut, Husein juga menerangkan pihaknya baru merekap 88, 33 persen suara yang masuk dari 300 TPS yang dijadikan sebagai sampel dengan jumlah partisipasi pemilih mencapai 74,70 persen.

Dia menjelaskan, pasangan "SETIA" dipastikan telah aman di putaran kedua dan hanya tinggal menunggu salah satu dari 2 pasangan calon yang memiliki suara terbanyak kedua. Menurutnya, pihaknya tidak dapat mengambil kesimpulan siapa yang akan mendukung pasangan "Setia" di putaran kedua karena perbedaan suara yang sangat tipis di antara pasangan "DAMAI" dan "TULUS".

"Pilgub Maluku akan berlangsung dua putaran. Hal ini setelah lima pasangan calon tidak memenuhi syarat menang satu putaran. Pasangan 'Setia' telah aman dan hanya tinggal menunggu salah satu pasangan lain yang jumlah suaranya terbanyak kedua. Kita tidak bisa menentukan siapa yang akan mendampingi pasangan "Setia" karena selisih suara yang sangat tipis," beber Husein.

Dalam rilis tersebut, Husein juga membeberkan hasil kemenangan sementara pasangan cagub dan cawagub di 11 kabupaten dan kota dimana pasangan "Mandat" unggul di 5 wilayah di Maluku yakni di Kota Tual, Ambon, Maluku Tenggara dan Maluku Tenggara Barat (MTB). Sementara pasangan "Setia" unggul di tiga wilayah, yakni di Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Sedangkan pasangan "Damai" unggul di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Pasangan "Tulus" menang di Kabupaten Maluku Tengah dan pasangan BOB-ARIF dominan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Husein mengaku pihaknya kesulitan merekap 100 persen suara karena terkendala masalah geografis dan sulitnya akses komunikasi. Meskipun demikian, dia meyakini jika 12 persen sisa suara tidak dapat memengaruhi hasil hitung cepat yang sudah diumumkan.

"Sebanyak 12 persen suara yang belum masuk itu tersebar di SBT, Malra, Aru dan MBD, tapi memang itu tidak akan memengaruhi hasil yang kami rilis ini, dan kami kira perbedaan dengan hasil resmi KPU hanya 0,5 persen saja," jelasnya.

Sementara itu menurut hasil terbaru yang dimuat pada media online Moluken.com sampai dengan pukul 21.30 WIT dengan jumlah suara masuk mencapai 92, 86 % dari total sampel adalah sebagai berikut.

Abdullah Tuasikal-Hendrik Lewerissa (BETA-TULUS)           : 18, 37 %

Yacobus F Puttilehalat-Arifin Tapi Oyihoe (BOB-ARIF)          : 13, 86 %

Abdullah Vanath – Martin Maspaitella (DAMAI)                      : 21, 38 %

Herman Koedoeboen – Daud Sangadji (MANDAT)                : 23, 02 %

Said Assagaff – Zath Sahuburua (SETIA)                                 : 23, 36 %

Sumber : kompas.com dan moluken.com

No comments:

Post a Comment