Thursday, June 27, 2013

Harga Sembako Naik Menyusul Naiknya Harga BBM

Ilustrasi : bahan makanan yang tergolong ke dalam bahan pokok atau
dikenal dengan istilah "sembako"
AMBON - Menyusul kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Sabtu, 22 Juni lalu, kini berdampak pada harga sembako yang mulai merangkak naik di semjumlah pasar tradisional di Kota Ambon.

Kenaikan harga sejumlah komoditi pangan ini terhitung sejak minggu, 23 Juni lalu, seperti gula pasir dan telur ayam ras yang meroket naik dari harga sebelumnya.

Di pasar Nusaniwe, para pedagang menaikan harga gula pasir mencapai Rp 14.500/kg dari sebelumnya Rp 13.500, atau naik sebesar Rp 1.000 tiap kilogram. Sama halnya dengan telur ayam ras yang naik dari Rp 22.000 menjadi Rp 25.000/kg, sedangkan eceran Rp 1.400/butir.

"Harga gula pasir sudah mulai naik di tingkat distributor sejak dua hari lalu, dari biasanya dijual dengan harga Rp 565.000/karung (50kg), namun kini naik mencapai Rp 600.000/karung. Terpaksa, kami harus menjual kepada masyarakat dengan harga Rp 14.500/kg, kalau tidak nanti rugi. Begitu juga dengan telur ayam ras, pada dua hari yang lalu kami masih beli dengan harga Rp 210.000/ikat (180 butir) namun hari ini sudah naik Rp 225.000, terpaksa kami jual seharga Rp 1.400/butir," ungkap pedagang gula pasir dan telur ayam, La Janu kepada wartawan di lokasi pasar Nusaniwe, Rabu (26/6).

Diungkapkan, hingga kini kenaikan harga pada jenis komoditi lainnya juga belum mengalami kenaikan harga yang signifikan.

“Sampai saat ini belum ada perubahan kecuali gula pasir saja dan telur ayam ras, yang lainnya masih stabil dan jika pedagang menaikan harganya, tidak terlalu drastis,” katanya.

Sementara, untuk harga kebutuhan lainnya yakni beras eks pedagang seperti Tawon, Bulir Mas masih dijual dengan harga Rp 11.000/kg, minyak tanah Rp 3.500/liter, minyak goreng Bimoli Rp 15.000/liter, minyak goreng tanpa merek Rp13.000/liter, daging sapi murni Rp 80.000/kg, daging ayam kampung Rp 60.000/ekor jenis pejantan dan Rp 50.000/ekor untuk jenis betina.

Susu kental manis merek Bendera Rp8.000/kaleng (397 grm), merek Nona Rp8.500/kaleng, susu bubuk Indomilk Rp30.000/dos (400 grm), dan Dancow Rp31.000/dos.

Tepung terigu merek Kompas Rp8.500/kg, mentega Blu Band Rp 39.000/kg, Amanda Rp 15.000/kg, kacang tanah kupas Rp 22.000/kg, kacang hijau Rp 18.000/kg, dan kacang kedele lokal Rp 10.000/kg.

Sedangkan untuk cabe merah keriting Rp 45.000/kg, cabe merah besar Rp 60.000/kg, dan cabe rawit Rp 40.000/kg, bawang merah Rp 35.000/kg, dan bawang putih Rp 24.000/kg. (**/bm 10)

Sumber : beritamaluku.com

No comments:

Post a Comment