Monday, October 1, 2012

Pasca Ledakan Bom, Aktifitas di Mardika Normal

Pasca Ledakan Bom, Aktifitas di Mardika Normal
moluken.com
Kondisi Terminal Pasca Ledakan Bom Senin (01/10) dinihari
tampak aktivitas warga kembali normal.

Ambon: Pasca ledakan bom rakitan yang terjadi di sebuah lapak pedagang di terminal Mardika Ambon, Senin, dini hari tadi, aktivitas warga dan pedagang sekitar lokasi ledakan tetap berjalan normal. Garis polisi yang sebelumnya di pasang di lokasi ini sudah dibuka. Polisi hingga kini maish terus melakukan penyelidikan terkait ledakan bom ini.

Warga dan para pedagang di Mardika yang ditemui Moluken.com, Senin, siang ini, mengatakan, tidak takut untuk melakukan aktifitasnya. Mereka mengaku tidak terpengaruh dengan ledakan bom rakitan yang terjadi pada pukul 01.00 Wit, Senin dini hari itu.

Pantauan Moluken.com, siang ini, di lokasi ledakan itu bahkan kini menjadi tontonan sejumlah warga dan pedagang. Bahkan tidak ada lagi pengamanan dari aparat kepolisian di lokasi ini. Para pedagang juga sudah terlihat membuka dagangannya seperti biasa.

Seorang pedagang, bernama Adnan, yang ditemui, mengatakan, ia dan teman-temannya berharap supaya aparat keamana terus siaga guna mencegah terjadinya ledakan seperti ini lagi. “ Kami inginkan Ambon ini aman, supaya kami bisa berjualan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami,” ujarnya.

Untuk diketahui, ledakan bom rakitan yang terjadi, pagi dini hari itu, berada persis di sebuah lapak padagang yang sudah kosong, tepatnya di depan toko Dewi yang berada di dalam terminal Mardika. Ledakan bom tersebut terdengar hingga radius lima kilo meter dari lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun ledakannya cukup mengemparkan warga sekitar dan menyababkan satu lapak pedagang rusak serta beberapa tiang besi pagar di terminal patah.

Kepolisian dari Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pualau Lease belum memberikan informasi lebih lanjut terkait insiden ini. Hingga kini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi. (Tiar)

No comments:

Post a Comment