Monday, January 28, 2013

Pemindahan Lokasi Sekolah Pelayaran ke Alang Perlu Dievaluasi Pemda Maluku

Ilustrasi
AMBON - Rencana pembangunan Sekolah Pelayaran yang diusulkan Pemerintah Provinsi Maluku berlokasi di Desa Alang, Kecamatan Leihitu Barat (Pulau Ambon), Kabupaten Maluku Tengah sebenarnya tidak tepat mengingat kondisi geografis wilayah daerahnya kurang mendukung.

"Lokasi yang cocok dan sudah pernah diusulkan sebenarnya ada di Desa Tawiri atau Wayame, Kecamatan Teluk Ambon sehingga Kita harus realistis dengan kondisi di Desa Allang yang datarannya tidak luas serta berbatu dan berbukit," kata Ketua Komisi C DPRD Maluku, Everd Kermite di Ambon, Senin (28/1).

Legislatif minta agar Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perhubungan untuk melakukan evaluasi kembali, agar sekolah tersebut dibangun di lokasi yang lebih tepat dan strategis, karena bukan saja sekolahnya yang dibangun namun fasilitas penunjang seperti pelabuhan untuk pelatihan dan sarana pendukung lainnya.

Everd mengatakan, kondisi geografis daratan Desa Alang sangat sempit dan lokasi pantainya berbatu, menghadap lautan bebas serta berbukit sehingga sangat sempit, makanya legislatis akan terus mendiskusikan pembangunan SP supaya nantinya dapat disetujui pemerintah pusat untuk pengembangan pendidikan dibidang kelautan.

Wakil ketua komisi C, Abraham Malioy kepada wartawan, Senin (28/1) juga mempersoalkan rencana Dinas Perhubungan Maluku untuk mengusulkan kembali pembangunan Sekolah Pelayaran yang berlokasi di Alang.

"Kenapa harus dibangun di Alang, padahal program ini sudah pernah diusulkan tahun 2010 lalu ke Freddy Numbery ketika menjabat Menteri Perhubungan, kemudian disetujui lokasi pembangunannya di Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon," katanya.

Yang menjadi permasalahan, kenapa saat ini muncul kembali ide pembangunan sekolah tersebut, karena usulan pendirian sekolah ini telah disampaikan ke Kementerian Perhubungan saat dijabat Freddy Numbery dan telah disepakati lokasinya di Desa Wayame Kota Ambon bukan di Desa Allang.

Anehnya rencana tersebut belum teralisasi sampai sekarang dan tiba-tiba muncul usulan baru untuk memindahkan lokasinya ke di Desa Alang.

DPRD juga mengkhawatirkan status tanah yang bakal dijadikan lokasi pembangunan Sekolah Pelayaran beserta infrastruktur pendukung lainnya seperti dermaga kapal yang nantinya dapat menghambat program tersebut.

Sejak tahun 2010 diusulkan sekolah pelayaran bersama pembangunan dermaga serta sarana pendukung lainnya untuk kegiatan pelatihan, jadi kalau diusulkan lokasinya di Desa Alang maka pembangunan dermaganya sulit dikerjakan akibat masalah lokasi yang tidak tepat dan tidak strategis. (BM 14)

No comments:

Post a Comment