Showing posts with label Guru. Show all posts
Showing posts with label Guru. Show all posts

Sunday, February 15, 2015

“Guruku”



Teman .....
Masih ingatkah engkau pada gurumu?
Teman .....
Ingat waktu kita tak bisa membaca dan tak bisa menghitung
Siapa yang mengajari kita?
Guru.....!

Friday, August 29, 2014

Diterima PNS, Guru 3T Tetap di Pelosok

Ilustrasi
JAKARTA - Setelah berjalan lebih dari dua tahun, program sarjana mengajar di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (SM3T) akhirnya mendapatkan pengakuan lebih tinggi. Dalam seleksi CPNS 2014 ini, dialokasikan secara khusus 1.000 lowongan abdi negara untuk peserta program SM3T. 

Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, SM3T adalah program Kemendikbud. Tetapi ketika sudah diangkat menjadi PNS, status kepegawaiannya bukan menginduk ke Kemendikbud. Para PNS dari saringan SM3T tetap menjadi pegawai daerah dimana mereka ditempatkan, katanya. 

Sunday, August 3, 2014

Mendikbud : Tak Boleh Ada Guru Kekurangan Jam Mengajar

Ilustrasi : Siswa-siswi SD
JAKARTA : Tahun ajaran baru 2014/2015 efektif dimulai Senin pekan depan (4/8). Mendikbud Mohammad Nuh berharap tidak adalagi guru yang kekurangan jam belajar, sehingga tidak mendapatkan tunjangan profesi guru.

Nuh menuturkan, jumlah jam mengajar di sekolah memang ada batasannya. Sehingga pada kondisi tertentu, ada guru di suatu sekolah tidak bisa mengejar batas minimal mengajar. Pemerintah menetapkan batas minimal itu adalah 24 kali tatap muka per pekan.

Thursday, July 31, 2014

Guru PNS Leluasa Mengajar di Swasta

Ilustrasi
BENGKULU - Informasi penting bagi para guru PNS. Sekarang ini, bukan hanya dosen perguruan tinggi negeri yang bisa mengajar di perguruan tinggi swasta, para guru berstatus PNS mulai sekarang sudah dapat dengan leluasa bertugas mengajar di sekolah swasta atau membantu sekolah-sekolah swasta yang masih kekurangan tenaga pendidik.

Itu menyusul telah ditandatanganinya Peraturan Menteri Bersama tentang Penugasan Guru berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekolah Swasta oleh tiga menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar, serta Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

Wednesday, April 16, 2014

Disdik: Tidak Ada Guru Ditahan Edarkan Soal

Kadisdik Kota Ambon, Benny Kainama 
Ambon : Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Maluku, Benny Kainama menyatakan tidak ada guru Dinas Pendidikan Ambon yang ditahan di Mapolres Ambon dan Pulau-Pulau Lease karena mengedarkan soal dan kunci jawaban Ujian Nasional (UN).

"Tidak benar ada tiga oknum guru yang ditahan di Polres Ambon karena mengedarkan dan membocorkan soal dan kunci jawaban UN," katanya di Ambon, Selasa (15/4).

Menurut dia, Informasi yang beredar di masyarakat tiga oknum guru kota Ambon ditahan di Mapolres Ambon karena diduga mengedarkan soal dan kunci jawaban.

Wednesday, February 26, 2014

Kemendikbud Tetap Lanjutkan Program Dapodik

JAKARTA - Program data pokok pendidikan (dapodik) yang digulirkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menuai reaksi negatif dari sejumlah guru. Pasalnya setelah ada program itu, sejumlah guru tidak lagi menerima tunjangan profesi pendidikan (TPP).

Mendikbud Mohammad Nuh menuturkan bahwa program dapodik itu tetap dijalankan meskipun menuai respon negatif dari guru. Dia juga membenarkan bahwa setelah ada program dapodik itu, ada sejumlah guru yang kini tidak lagi menerima tunjangan profesi.

Friday, February 21, 2014

Pelunasan Utang Tunjangan Profesi Guru Kemenag Distop


Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) berencana mengansur tunggakan utang pembayaran tunjangan profesi guru sebesar Rp 3 triliun lebih mulai tahun ini. Tetapi sayangnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyetop rencana Kemenag itu.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Nur Syam menuturkan, skenarionya tahun ini Kemenag mengeluarkan Rp 630 miliar untuk mencicil tunggakan hutang pembayaran tunjangan profesi guru tadi. "Tetapi dari Kemenkeu tidak boleh dulu," katanya kemarin.

Sunday, February 2, 2014

Tunjangan Sertifikasi Guru Pemalas Bakal Dihentikan

para guru dengan seragam PGRI
Ilustarsi : Guru dengan seragam PGRI
Jakarta - Bagi guru penerima tunjangan sertivikasi yang malas, siap-siap mendapat sanksi. Hal itu menyusul bakal dilaksanakanya evaluasi terhadap guru penerima tunjangan sertifikasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).      

Kasubdit Pusat Pengembangan Profesi Pendidik (Pusbangprodik) Kemendikbud, Dian Wahyuni mengatakan, Kemendikbud tengah merancang evaluasi bagi guru yang telah memperoleh sertifikat. Selain kinerja guru, salah satu poin yang bakal menjadi bahan evaluasi merupakan beban mengajar guru yang harus memenuhi 24 jam dalam seminggu.

Wednesday, January 1, 2014

Nasib Tunjangan Profesi Rp 10 Triliun Belum Jelas

Mendikbud Mohammad Nuh. Foto: dok.JPNN.com
JAKARTA - Paparan akhir tahun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hampir seluruhnya memuat hal yang positif-positif. Tetapi saat disinggung urusan tunjangan profesi senilai Rp 10 triliun yang mengendap di rekening pemda, justru melempar urusan ini Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
  
Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan pada prinsipnya tunjangan guru yang mengendap hingga Rp 10 triliun itu tetap akan dibayarkan.

Tuesday, December 31, 2013

Guru Bakal Kewalahan Terapkan Kurikulum 2013

Ketua Umum PB PGRI, Sulistyo. Foto: dok.JPNN
JAKARTA - Ketua Umum PB PGRI, Sulistyo, mengkritisi kurikulum 2013 yang secara bertahap implementasinya bakal diperluas tahun 2014 mendatang.

Menurutnya, kurikulum yang disusun sederet para ahli itu memang tampak gagah tapi banyak bolongnya.

"Kurikulum yang disusun tanpa persiapan matang menjadikan kurikulum 2013 ini tampak gagah tetapi bolong di sana-sini," kata Sulistyo saat konferensi pers Refleksi Akhir Tahun Pendidikan Nasional PB PGRI, di Jakarta, Jumat (27/12).

Friday, December 13, 2013

Publikasi Karya Ilmiah Syarat Kenaikan Pangkat Guru

Ilustrasi
MASOHI-Setiap guru yang hendak mengusulkan kenaikan pangkat harus mempublikasin karya ilmiahnya di media. baik media lokal maupun nasional yang telah terakreditasi. Kewajiban publikasi karya ilmiah tersebut diatur dalam Peraturan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Biirokrasi (Menpan RB) nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru.

“Jadi guru yang mau naik pangkat harus memiliki publikasi ilmiah,” tandas Kadispora Maluku Tengah, Askam Tuasikal seperti dilansir Ambon Ekspres, Kamis (12/12-2013).

Sunday, December 1, 2013

Guru Kaku Sudah Tak Laku


Ilustrasi
Guru yang kreatif, inovatif, penuh semangat, empati, dan luwes berperan sebagai fasilitator adalah gambaran guru ideal. Sayang, guru ideal tak mudah ditemukan atau diciptakan. Padahal, mereka justru paling dibutuhkan untuk memberikan bekal keterampilan hidup kepada generasi muda.

Kondisi guru di berbagai negara, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya, ternyata hampir sama. Jumlah yang tak mencukupi hingga kualitas guru yang minim akibat keterbatasan fasilitas pendukung proses pembelajaran menjadi tantangan bersama. Setidaknya tantangan itu yang dirasakan 1.200 peserta forum tahunan World Innovation Summit for Education (WISE) Ke-5, 28-31 Oktober lalu, di Doha, Qatar.

VIP-kan Guru-guru Kita!

Ilustrasi
Oleh: Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina

Berapa jumlah guru yang masih hidup?” itu pertanyaan Kaisar Jepang sesudah bom atom dijatuhkan di tanah Jepang.

Kisah itu beredar luas. Bisa jadi itu mitos, tetapi narasi itu punya konteks yang valid: pemimpin ”Negeri Sakura” itu memikirkan pendidikan sebagai soal amat mendasar untuk bangkit, menang, dan kuat. Ia sadar bukan alam yang membuat Jepang menjadi kuat, melainkan kualitas manusianya. Pendidikan jangan pernah dipandang sebagai urusan sektoral. Pendidikan adalah urusan mendasar bangsa yang lintas sektoral. Hari ini 53 persen penduduk bekerja kita hanya tamat SD atau lebih rendah, yang berpendidikan tinggi hanya 9 persen. Pendidikan bukan sekadar bersekolah, melainkan fakta itu gambaran menampar yang membuat kita termenung.

Friday, November 29, 2013

Anggota DPD Sarankan Guru tak Diurus Kemendikbud

Ilustrasi
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Profesor Muhammad Surya menyarankan pengelolaan guru secara nasional tidak lagi berurusan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pasalnya, Kemendikbud terbukti tidak mampu menyelesaikan masalah guru.

"Kan sudah terbukti, Kemendikbud tidak bisa menyelesaikan berbagai masalah guru di Indonesia. Saya menyarankan agar tugas-tugas pengelolaan guru dikeluarkan dari Kemendikbud dan diberikan kepada satu badan yang secara fokus mengelola guru," kata Muhammad Surya, disela-sela rapat dengan jajaran Kementerian PAN-RB, di gedung DPD, Senayan Jakarta, Kamis (28/11).

Saturday, September 28, 2013

Rendahnya Kualitas, Penyebab Guru Di Daerah Tidak Lulus Kompetensi


Syahwal Gultom, Kepala BPSDMPK-PMP Kemdikbud
Ambon - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan Kebudayaan (BPSDMPK) dan Peningkatan Mutu Pendidikan (PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Syahwal Gultom mengaakui mutu dan kualitas guru di Tanah Air saat ini masih rendah.

"Hasil uji kompetensi yang dilakukan selama tiga tahun terakhir menunjukkan kualitas guru di Indonesia masih sangat rendah," kata Syahwal Gultom di Ambon, Jumat (27/9/2013).

Monday, September 16, 2013

Guru Curang, Tunjangan Profesi Dicabut

Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan peringatan kepada guru penerima sertifikat profesi. Bagi guru bersertifikat yang belum mengajar sebanyak 24 tatap muka per pekan, dilarang menerima tunjangan sertifikasi. Jika ketahuan curang, duit tunjangan wajib dikembalikan ke negara.    

Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim menuturkan, ketentuan mengajar 24 jam tatap muka per pekan itu sudah lama disosialisasikan ke guru penerima sertifikat.

Thursday, September 5, 2013

Tak Terima Gaji, Puluhan Guru Honorer K1 "Serbu" Kantor Bupati SBB

Ilustrasi
Piru - Puluhan guru honorer Kategori Satu  (K1) menyerbu Kantor Bupati Seram Bagian Barat (SBB) guna mempertanyakan gaji yang belum dibayarkan sejak beberapa bulan lalu. 

Puluhan guru honorer mulai dari tingkat SD hingga SMA yang telah mengabdi sejak tahun 2003 lalu ini menuntut keseriusan Pemkab SBB memperhatikan hak-hak mereka. Mereka mendatangi Kantor Bupati SBB, dengan semangat berapi-api dan meminta, agar secepatnya hak-hak mereka dapat direalisasikan.

Saturday, August 24, 2013

Kurikulum 2013 Masih Wacana di Kemenag


AMBON - Kepala Seksi Pendidikan Islam pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon, Yasir Rumadaul mengatakan, pemberlakuan kurikulum 2013 di lingkup Kemenag masih sebatas wacana.

Walau saat ini, katanya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan action untuk pemberlakuan kurikulum barutersebut disejumlah sekolah pada lingkupnya.

“Saat ini, implementasi kurikulum 2013 di lingkup Kemenag masih dikembangkan dalam bentuk wacana saja. Belum diimplementasikan pada madrasah-madrasah. Kami masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP),” katanya.

Monday, August 19, 2013

Rp 241,2 Triliun Tersedot untuk Guru dan Dosen

Ilustrasi
JAKARTA - Alokasi anggaran fungsi pendidikan masih timpang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, sekitar 65 persen diantaranya (sekitar Rp 241,2 triliun) tersedot untuk gaji dan tunjangan guru serta dosen.

Menteri asal Surabaya itu mengatakan bahwa pagu indikatif (sementara) anggaran fungsi pendidikan di RUU APBN 2014 mencapai Rp 371,2 triliun. Nilai ini naik sekitar 7,5 persen dibandingkan APBN 2013 yang dipatok 345,3 triliun. Dari rancangan APBN 2014 itu, uang yang mampir di rekening Kemendikbud sebesar Rp 82,7 triliun dan di Kementerian Agama (Kemenag) Rp 49,6 triliun. Sisanya sebesar Rp 238,9 trililun masuk dana transfer daerah dan anggaran pendidikan kementerian/lembaga lainnya.

Saturday, August 17, 2013

Dirjen Pendis Memberikan Beasiswa S-2 Bagi Sekitar 250 Guru


Foto
Direktur Madrasah, Nur Syam
Guru Madrasah pencinta ilmu pada tahun 2013 ini bisa berbangga hati. Pada tahun 2013 ini ada kesempatan lagi untuk mendapatkan beasiswa S2, walau sangat terbatas. Ada sekitar 250 calon peserta yang direncanakan untuk seluruh Indonesia.

Rencana ini dalam rangka meningkatkan kualifikasi guru-guru madrasah ke jenjang S-2 dengan syarat-syarat dan konsentrasi-konsentrasi atas kebijakan Direktorat Pendidikan Madrasah.

Informasi yang diterima, ada sekitar 250 guru yang akan di-S2-kan dengan berbagai konsentrasi mata pelajaran.