Tuesday, June 26, 2012

RSBI Ladang Bisnis, Picu Biaya Tinggi

Ilustrasi
JAKARTA—Maraknya aksi protes dan keberatan dari para orang tua  terhadap tingginya biaya pendidikan di sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), diduga lantaran dipicu RSBI dijadikan ladang bisnis oleh para kepala sekolah (kepsek). 

Seharusnya, pengelola RSBI harus tetap  menitikberatkan pada kualitas dan prestasi siswa dan bukan saling berlomba menaikkan biaya pendidikan.

7 Jenazah Korban KM Putri Ayu Dievakuasi ke RS Bhayangkari


Ambon : Setelah kemarin Senin (25/06) tim basarnas berhasil mengevakuasi 2 korban KM Puteri Ayu, yang ditemukan di perairan Dusun Tiang Bendera.  

Hari ini Selasa (26/06) sekitar pukul 13.15 WIT tim basarnas kembali mengevakuasi 7 kantong berisi mayat ke RS Bhayangkari Tantui Ambon untuk kebutuhan otopsi. Tujuh Jenazah ini dievakuasi dari pelabuhan Hitu dibawa oleh tim SAR. Ketujuh jenazah itu ditemukan di Perairan Pulau Kelang, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Monday, June 25, 2012

2 Penumpang KM Putri Ayu Ditemukan Tewas

Ambon : Dua orang penumpang KM Putri Ayu ditemukan masyarakat di perairan depan Dusun Tiang Bendera. Kedua korban yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan oleh masyarakat dari Pulau Kelang, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang kebetulan sedang melaut. Penemuan kedua korban ini sekitar pukul 06.00 Wit, Senin (25/06), pagi tadi.

SMP Angkasa Juarai LPI Kota Ambon

Ambon - Kesebelasan SMP Angkasa berjasil menjuarai Kejuaraan Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Tahun Pembinaan 2011/2012 Tingkat Kota Ambon.

SMP Angkasa tampil sebagai juara jenjang SMP setelah pada pertandingan final yang berlangsung di Stadion Mandala Remaja, Karang Panjang-Ambon, Sabtu (23/6) mengalahkan SMPN 6 (2-1). Juara ketiga diraih SMPN 16 setelah mengalahkan SMPN 19 (3-1).

DPRD Harap BKD Sampaikan Hasil Verifikasi Data Guru Honor


Ambon - DPRD Kota Ambon melalui Komisi II berharap Badan Kepegawaian Daerah (BKD), pada rapat kerja yang kedua nantinya, dapat menyampaikan hasil verifikasi data guru honorer kepada DPRD, sebab Komisi II mengindikasikan ada kejanggalan jumlah tenaga guru honorer yang dilaporkan.

“BKD sementara mengindetifikasi ulang dan menurut Kepala BKD mereka  sementara melakukan verifikasi sebab komisi merasa janggal, sebab ada sekolah yang ditambah pegawai honor dan guru tetap bisa mencapai 30-40 orang di satu sekolah dan diduga itu tidak mungkin. Apalagi ketika diusulkan satu nama tiba-tiba ada tambahan tertentu ini diduga baru susulan. Sehingga  hasil percakapan pada pertemuan pertama, kita minta untuk BKD mengindentifikasi seluruh persoalan, sehingga komisi bisa tahu kuota dari  1000 lebih calon pegawai sisa berepa yang diangkat,” tandas anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Alambarcis Pelupessy kepada wartawan di Ambon, Sabtu (23/6).

Desa Larike, Menjaga Sidat Raksasa

Ikan Sidat (Anguilla sp)
Ambon : Puluhan sidat (Anguilla sp) yang panjangnya rata-rata lebih dari satu meter dengan diameter di atas 10 sentimeter, segera datang begitu Abdullah Sia (43) menuangkan air bercampur darah ikan laut.

Sidat yang menyerupai belut raksasa itu, hidup terjaga di sungai di Desa Larike, Kecamatan Leihitu, Ambon, seperti terpantau pada hari Minggu (24/06) ini. Aturan adat melarang warga mengambil ikan yang biasa berkembangbiak di lautan dalam ini.

Nasib Honorer K1 dan K2 Mulai Jelas


Ilustrasi
KENDARI : Kabar gembira bagi honorer K1 dan K2 yang selama ini telah menunggu nasib dari pemerintah pusat untuk segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. 

Kepala BKD Kota Kendari, Boy Asis mengatakan bahwa sudah mulai ada titik terang terkait kejelasan nasib honorer K1 dan K2, tinggal menunggu waktu saja untuk pengangkatannya.