Friday, June 1, 2012

Kembalikan Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Nasional

Bhineka Tunggal Ika, Lambang Negara RI
JAKARTA - Pendidikan Pancasila dipandang perlu untuk kembali dimasukkan dalam kurikulum nasional demi mempersiapkan anak didik menjadi warga negara dewasa yang bertanggung jawab, aktif, dan berani berinisiatif, memperkokoh keberagaman, menegakkan kedaulatan rakyat, dan memperjuangkan keadilan sosial. Tapi, mesti dikawal bersama agar pendidikan Pancasila tidak menjadi alat hegemonik kekuasaan seperti yang terjadi pada masa orde baru.

Ketua KWI: Tidak Boleh Semua Diagamakan




KOMPAS/AGNES RITA SULISTYOWATI
Ketua Konferensi Waligereja Indonesia Mgr. Martinus Dogma Situmorang.
"Keburukan, kelemahan, kemerosotan dalam moralitas, ketidakadilan, konflik-konflik, manipulasi faktual tidak akan seburam dan sebanyak ini jika Pancasila kita pegang dan hayati."


JAKARTA - Agama dinilai dapat dengan mudah jatuh ke dalam ketertutupan dan ekslusivistik. Untuk itu, agama tidak boleh berdiri sendiri dan tidak boleh semua diagamakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai luhur agama harus saling melengkapi dengan nilai-nilai luhur Pancasila.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Martinus D Situmorang ketika memberikan pidato dalam peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (1/6/2012).

Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang Raih Prestasi

KOMPAS/ADI SUCIPTO K
Novi Wulandari (kiri), siswa SMA Negeri 2 Lamongan, peraih nilai tertinggi
tingkat nasional. Dia adalah anak penjaga tokodan ibunya ibu rumah tangga 
biasa.
Pengumuman hasil ujian nasional SMA/SMK sederajat pekan ini disambut girang sekitar 2,9 juta siswa di Tanah Air. Di antara 20 siswa peraih nilai ujian tertinggi terdapat anak-anak dari keluarga ekonomi menengah, bahkan ”pas-pasan”. Keterbatasan biaya bukan penghalang meraih prestasi gemilang.

PGRI Dukung Ujian Ulang Guru Tersertifikasi


KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO

JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Sulistiyo mengaku setuju dengan rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk melakukan ujian ulang pada guru yang telah disertifikasi.

UNIDAR Buka Program Magister Manajemen

Universitas Darussalam Ambon dan Universitas Jember tandatangani naskah kesepakatan kerjasama atau MoU (Memorandum of  Understanding) Kamis 31 Mei 2012 bertempat di Gedung  Rektorat  Universitas Jember. Salah satu wujud implementasi dari kerjasama tersebut adalah akan dibukanya program Magister Manajemen (MM) di Universitas Darussalam Ambon.

Peraih Nilai UN Tertinggi Akan Diberi Laptop

KRISTIANTO PURNOMO 
Ilustrasi

Muntok, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, telah menyiapkan tujuh buah laptop baru untuk diberikan kepada para peraih nilai ujian nasional (UN) tertinggi. Selain itu, disediakan pula beasiswa studi kedokteran dan kesenian bagi siswa yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri.

Honorer Tahun 2005 Ke Atas Tak Akan Diproses


MANOKWARI - Di tengah kunjungan Menteri Pemberdayaangunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Meneg PAN dan RB),Azwar Abubakar,selama dua hari,Senin-Selasa (28-29 Mei),dimanfaatkan para tenaga honorer daerah (Honda). Bertempat di Aston Niu Hotel,perwakilan Honda menyerahkan daftar ratusan honorer yang meminta diangkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil).

Menanggapi permintaan ini, Meneg PAN dan RB mengakui,pihaknya banyak mendapat usulan dari pemerintah daerah untuk mengangkatan honorer ini.Namun honorer yang diangkat dan diproses adalah mereka yang terdaftar tahun 2005 ke bawah. ‘’Yang terdaftar setelah tahun 2005 itu tidak boleh, tidak akan diproses,’’ tandasnya.